5 Tips Mudah untuk Menggambar Mata
Mata sangat penting dalam desain karakter. Pelajari tips cara menggambar mata untuk pemula dengan menggunakan teknik "penutup mata" untuk membuat ekspresi yang realistis!
Indeks
1. Menentukan Posisi Mata
Langkah pertama untuk menggambar mata dengan mudah pada wajah adalah dengan mengetahui posisi mata. Pada wajah dewasa yang realistis, posisi mata berada di tengah wajah. Biasanya, pupil berada di garis tengah wajah.
Mata adalah patokan yang baik untuk mengukur proporsi wajah. Pada tampak depan, jarak antara kedua mata adalah sepanjang satu mata, dan juga satu mata dari tepi wajah. Karena ada poni atau janggut, jarak ini mungkin terlihat lebih sempit.
Jangan terlalu khawatir soal simetri. Cobalah membalik gambar secara horizontal sampai kedua sisi terlihat benar. Wajah manusia tidak sepenuhnya simetris. Dari tampilan samping, posisi bola mata di dalam rongga mata membuat mata terlihat miring.

Proporsi stilisasi tetap berasal dari proporsi realistis, sehingga acuan dasarnya masih dapat diterapkan dan disesuaikan saat menggambar dalam gaya seperti anime.
Jika mata lebih besar, kita perlu membuat struktur yang bisa dibayangkan ddalam bentuk 3D. Ini merupakan dasar untuk membuat mata tampak tiga dimensi dan bisa dilihat dari berbagai sudut.

2. Mata dari Berbagai Sudut
Dari sudut yang berbeda, mata bisa tampak datar jika digambar dalam garis lurus.
Bagian depan wajah sedikit melengkung, sehingga mata terlihat miring.

Bentuk mata berubah ketika pupil bergerak. Jangan ragu untuk mengubah bentuk mata agar terlihat lebih dinamis. Pupil bergerak pada bola mata yang berbentuk bulat, bukan pada bidang lurus.

Penting untuk membayangkan ruang bulat tempat pergerakan mata ketika menggambar mata dari sudut ¾. Perhatikan ketebalan kelopak mata.
Pendekatan artistik (stilisasi) bisa jadi mengabaikan beberapa detail anatomi, tetapi bentuknya harus tetap menyerupai mata yang realistis untuk mencapai hasil tiga dimensi.

Ketika wajah tampak dari samping sebagian, Anda mungkin hanya bisa melihat ujung alis dan bulu mata. Memutar wajah lebih jauh menunjukan bahwa tidak ada ruang antara mata dan garis antar mata.
Ini menunjukkan perubahan arah yang jelas ke mana kepala menghadap sebelum berputar menjadi profil penuh.

3. Menggambar Ekspresi
Membayangkan penutup mata dapat membantu menyatukan bagian-bagian di sekitar mata sehingga tidak terlihat terpisah dari wajah.
Penutup mata memudahkan kita untuk membayangkan mata dari berbagai sudut. Menggabungkan bagian-bagian tersebut membantu meningkatkan pemahaman emosi yang ingin disampaikan.

Alis adalah alat yang sangat kuat untuk menunjukkan emosi. Terkadang, menonjolkan alis bisa sangat membantu meskipun mungkin tidak sesuai dengan pendekatan yang realistis.
Menurunkan alis hingga ke mata menciptakan ekspresi yang kuat. Efek ini semakin kuat ketika ekspresi tersebut diikuti atau didahului oleh gerakan yang bertentangan, untuk menonjolkan prinsip squash dan stretch.

Otot wajah adalah teman terbaik Anda! Bahkan dengan sedikit menonjolkan otot-otot ini, ekspresi bisa langsung menjadi lebih kuat.
Menambahkan sedikit ekspresi, misalnya dengan mempertegas squash atau bagian-bagian tertentu, dapat secara signifikan mengubah kesan visual dari sekadar salinan foto yang datar menjadi gambar yang lebih ekspresif.
Berhati-hatilah untuk tidak menunjukkan terlalu banyak putih di sekitar pupil. Warna putih digunakan untuk menunjukkan kejutan, ketakutan, atau bahaya.
Penggunaan yang tidak tepat dapat dengan mudah menciptakan tampilan yang aneh dan membuatnya tidak nyaman dilihat.
4. Bentuk Mata
Mata memiliki bentuk yang bermacam-macam. Hindari simetri agar mata tidak terlihat statis dan membosankan. Bereksperimenlah dengan berbagai penempatan atas kelopak mata, bentuk mata, alis, bulu mata, dan pupil.
Lihatlah mata dan alis sebagai satu kesatuan agar keduanya bekerja sama, bukan terpisah. Alis pria biasanya lebih dekat dengan mata. Seiring bertambahnya usia, mata biasanya menjadi lebih turun dan banyak kerutan yang muncul.

Pertimbangkan apa yang benar-benar Anda butuhkan. Mata yang sederhana mungkin lebih cocok untuk animasi atau gaya yang lebih berfokus pada gerakan. Ilustrasi dan pengambilan close-up mungkin memerlukan pendekatan yang lebih detail.
Saya pribadi berusaha untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu pada mata agar tidak melupakan bagian tubuh lainnya. Namun, dalam gambar yang penuh emosi, memberikan perhatian khusus pada mata bisa jadi ide yang bagus.

Meskipun Anda ingin untuk memberi celah pada bagian bawah garis mata, akan sangat berguna ketika Anda membayangkan mata sebagai garis menyambung tertutup.
Ini akan mempermudah Anda dalam menunjukkan volume dan menggambar mata dari berbagai sudut, bahkan saat Anda menggunakan desain mata yang imut dan bergaya kartun.
5. Detail dan Cara Mewarnai Mata
Kornea adalah lensa transparan yang menutupi iris dan pupil. Kornea juga memengaruhi bentuk mata.
Perhatikan posisi pupil dari berbagai sudut. Pupil yang besar menunjukkan bahwa seseorang melihat sesuatu yang jauh atau mata sedang beradaptasi dengan situasi yang gelap, atau kondisi-kondisi selainnya. Pupil akan mengecil saat cahaya terang atau ketika melihat sesuatu dari dekat.

Mewarnai mata umumnya tergantung pada situasi pencahayaan dan gaya yang ingin Anda pilih. Pertimbangkan empat langkah dasar ini. Membuat bagian putih mata lebih gelap akan membuat highlight lebih menonjol.

Kadang-kadang, bereksperimen dengan aksen warna yang berbeda dan tepi yang lebih lembut/tajam pada iris bisa menjadi hal yang menarik.
Saya harap tutorial ini bermanfaat bagi Anda.
Miyuli adalah ilustrator freelance dan seniman komik.
https://www.patreon.com/miyuli
https://twitter.com/miyuliart
https://www.instagram.com/miyuliart/
Tertarik dengan seni & desain karakter atau ingin tahu apa yang diperlukan untuk menjadi seorang desainer karakter? Cek tautan di bawah ini!









