Cara Menggambar Cowok “Ikemen”: Tips Wajah dan Proporsi Tubuh Karakter
Ingin menggambar karakter pria tampan dan ganteng (ikemen) yang terlihat menarik? Pelajari cara menggambar karakter pria, mulai dari wajah, tubuh, hingga tips membuat karakter lebih maskulin!
Karakter pria tampan atau “ikemen” hadir dalam berbagai tipe dan gaya, mulai dari yang berwajah lembut hingga yang berkarisma dan maskulin.
Namun, saat mulai menggambar karakter pria, banyak orang merasa bingung harus memulai dari mana atau bagaimana membuat setiap karakter terlihat berbeda.
Menggambar karakter pria tampan bukan hanya soal membuat wajah yang keren. Bentuk wajah, mata, alis, hidung, leher, bahu, proporsi tubuh, otot, dan pose semuanya ikut memengaruhi kesan karakter.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara membedakan karakter pria dan wanita, lalu menerapkannya untuk menggambar wajah pria dari sudut miring, tubuh yang terlihat tinggi dan ramping, serta detail yang membuat karakter pria tampak lebih menarik.
Cara Menggambar Karakter Karakter Pria Tampan “Ikemen”
Karakter pria tampan dan ganteng pastinya jadi favorit banyak orang, bukan?
Mulai dari idola, pelajar, karyawan kantoran, hingga pangeran, karakter pria tampan hadir dalam berbagai pesona dan gaya yang berbeda-beda.
Dibandingkan karakter wanita, bentuk wajah dan proporsi tubuh karakter pria cenderung lebih beragam, sehingga sering kali terasa lebih sulit untuk digambar.
Oleh karena itu, kita akan membahas cara menggambar karakter pria tampan dengan wajah dan bentuk tubuh yang khas, ramping, serta tidak terlalu berotot.
Cara Menggambar Wajah Karakter Pria Tampan “Ikemen”
Pertama, pahami dulu perbedaan wajah pria dan wanita
Salah satu cara paling mudah untuk menggambar karakter pria adalah dengan memahami “apa yang membedakannya dari karakter wanita?“.
Dengan menyadari bahwa “pria memiliki ciri-ciri seperti ini loh dibandingkan wanita”, Anda akan lebih mudah menggambar wajah yang terlihat maskulin secara alami.
Hal yang sama juga berlaku ketika menggambar tubuh. Sekarang, mari kita lihat perbedaannya satu per satu.

1. Bentuk Kontur Wajah
Wajah wanita umumnya berbentuk lebih bulat, sedangkan wajah pria cenderung berbentuk oval dan memiliki proporsi yang lebih panjang. Semakin bulat bentuk wajahnya, semakin muda atau kekanak-kanakan kesan yang ditampilkan.
Selain itu, jika dagu pada wanita biasanya digambar lebih halus, dagu pada pria dibuat lebih tegas untuk memberikan kesan yang lebih maskulin.
2. Bentuk Mata
Mata wanita umumnya lebih besar dan cenderung berbentuk persegi, sedangkan mata pria lebih sempit dan menyerupai persegi panjang.
Ukuran dan bentuk mata merupakan salah satu perbedaan yang jelas antara karakter pria dan wanita. Bahkan, cara menggambar mata bisa dibilang merupakan elemen yang paling berpengaruh dalam membedakan keduanya.
3. Alis
Alis pria umumnya lebih tebal dan tegas. Sebaliknya, alis wanita cenderung lebih tipis agar perhatian tetap tertuju pada mata yang besar dan menonjol.
4. Bentuk dan Ukuran Hidung
Karakter wanita umumnya digambar dengan hidung yang kecil dan tidak terlalu menonjol, sedangkan karakter pria memiliki hidung yang lebih panjang dan tegas.
5. Ukuran Mulut
Bentuk mulut pada pria dan wanita tidak jauh berbeda, Namun, ukuran mulut pada pria umumnya dibuat sedikit lebih besar dibandingkan wanita.
6. Ketebalan Leher
Leher pria umumnya digambar lebih tebal dan kokoh, dengan otot leher yang lebih terlihat. Pada sudut tertentu, tonjolan jakun juga dapat ditambahkan untuk memperkuat kesan maskulin.
Bagian Tubuh yang Sama pada Pria dan Wanita
1. Telinga
Posisi dan ukuran telinga pada dasarnya tidak berbeda antara pria dan wanita. Sebagai panduan, bagian atas telinga biasanya sejajar dengan garis sudut luar mata.
2. Volume Rambut
Volume rambut pada dasarnya juga tidak berbeda antara pria dan wanita. Semakin besar volume rambut yang digambar, wajah akan terlihat lebih kecil sehingga karakter tampak lebih muda.
Sebaliknya, rambut dengan volume yang lebih sedikit cenderung memberikan kesan lebih dewasa.
Dalam manga dan anime, tidak sedikit karakter pria yang memiliki kesan feminin. Namun, poin-poin di atas merupakan ciri dasar yang membedakan pria dan wanita.
Karena itu, selama karakter yang digambar adalah pria, ada baiknya memperhatikan karakteristik tersebut.
Langkah Berikutnya: Saatnya Menggambar Wajah
Sekarang, mari kita coba menggambar wajah pria. Kali ini, kita akan menggunakan sudut wajah miring karena lebih mudah menampilkan kesan tiga dimensi.

1. Garis Luar (Panduan)
Pertama, buat garis panduan wajah. Gambarlah bentuk oval, lalu tambahkan garis horizontal untuk posisi mata dan garis vertikal yang membagi wajah secara simetris.
Saat menggambar garis panduan, hindari menggunakan garis lurus. Buatlah garis yang mengikuti lengkungan kepala agar bentuknya terasa lebih tiga dimensi.
Dengan cara ini, Anda dapat lebih mudah memahami dimensi kepala saat menggambar wajah.
2. Garis Luar (Kontur)
Selanjutnya, gambar kontur wajah mengikuti garis panduan yang telah dibuat. Buat garis dari pipi hingga dagu sedikit lebih tegas untuk menampilkan ciri khas wajah pria.
Untuk memberi kesan dimensi pada kepala, gambar garis kepala bagian belakang hingga melengkung ke belakang telinga.

3. Fitur Wajah (Mata, Hidung, dan Mulut)
Selanjutnya, gambarkan mata, hidung, dan mulut. Hal yang paling penting pada tahap ini adalah menjaga keseimbangan posisi dan ukuran masing-masing fitur wajah.
Agar lebih mudah menjaga proporsi, mulailah dengan menggambar hidung mengikuti garis panduan vertikal.
Ukuran dan lebar mata akan berubah sesuai sudut wajah. Jika menggambar secara digital, Anda direkomendasikan untuk menggambar mata di layer terpisah lalu menyesuaikan posisinya hingga mendapatkan keseimbangan yang tepat. Untuk mulut, buat ukurannya sedikit lebih besar.
Saat menggambar mata karakter pria, usahakan bentuknya lebih memanjang ke samping dan hindari bentuk yang terlalu bulat.
Selain itu, garis mata yang lebih tebal dapat memberikan kesan tatapan yang lebih tegas. Menambahkan bulu mata juga akan memberikan kesan pria tampan yang lebih feminin.
Sedangkan garis kelopak mata ganda dapat membuat mata terlihat lebih menonjol. Jika ingin menggambar karakter pria tampan, jangan ragu untuk menambahkan garis kelopak mata ganda.
Gunakan layer untuk menyesuaikan keseimbangan wajah saat menggambar digital
Saat menggambar wajah karakter pria dari sudut miring, posisi mata, hidung, dan mulut sangat memengaruhi keseimbangan wajah. Dengan alat gambar digital seperti CLIP STUDIO PAINT, Anda dapat memisahkan mata, alis, rambut, atau bagian wajah lainnya ke dalam layer berbeda, lalu menggeser posisi atau menyesuaikan ukurannya sampai terlihat pas.
Layer juga memudahkan Anda mencoba berbagai bentuk mata, ketebalan alis, gaya rambut, atau bayangan di bagian leher dan bahu tanpa harus menggambar ulang dari awal. Cara kerja ini juga dapat diterapkan di aplikasi menggambar lain yang mendukung penggunaan layer.
4. Fitur Wajah (Alis)
Saat menggambar alis, usahakan agar jaraknya tidak terlalu jauh dari mata. Untuk menentukan posisi yang tepat, perhatikan area T-zone dan hubungkan alis dengan garis yang mengarah dari hidung.
Cara ini juga membantu menyisakan ruang yang cukup untuk dahi.

5. Rambut
Terakhir, gambarkan rambut. Karena banyak karakter pria berambut pendek, Anda mungkin akan sering menggambar gaya rambut cepak.
Perhatikan garis tumbuh rambut saat menggambar poni dan rambut samping. Buat rambut menutupi sebagian besar kontur kepala agar terlihat lebih alami.
6. Selesai
Rapikan detailnya, lalu gambar pun selesai!
Setelah menguasai 1 teknik dasar, coba gambar variasi karakter yang berbeda
Setelah Anda menguasai satu tipe karakter pria, cobalah buat berbagai tipe pria tampan dengan mengubah bentuk mata, alis, atau gaya rambutnya.
Untuk menggambar karakter pria yang terlihat lebih muda, turunkan sedikit posisi mata dan hidung tanpa mengubah bentuk kontur wajah (posisi mulut tetap sama karena perlu menjaga keseimbangan dengan dagu). Pertahankan volume rambut seperti semula.

Tipe karakter pria dapat dibedakan hanya dengan bentuk mata.
Baik mata yang ujungnya naik, mata yang ujungnya turun, maupun yang diberi garis mata yang tegas, semuanya dibuat dengan garis ujung mata yang lebih panjang sehingga membentuk persegi panjang yang memanjang secara horizontal.

Untuk karakter berambut pendek atau gaya rambut cepak, buat terlebih dahulu garis tumbuh rambut sebelum menggambar garis rambut sebenarnya. Pastikan area dahi tidak dibuat terlalu sempit.
Saat menggambar rambut, perhatikan juga bentuk lengkungan kepala.
Hal ini akan lebih mudah dipahami dari tampilan samping. Tentukan terlebih dahulu posisi pusaran rambut, lalu gambar aliran rambut yang menyebar dari titik tersebut untuk menciptakan kesan volume dan mengikuti bentuk kepala.


Cara Menggambar Tubuh Karakter Pria “Ikemen”
Perbedaan dan Keseimbangan Bentuk Tubuh
Selanjutnya, mari menggambar tubuh. Sama seperti pada wajah, dengan memperhatikan perbedaan antara pria dan wanita, Anda akan lebih mudah menemukan poin penting untuk menggambar tubuh yang terlihat maskulin.

1. Siluet
Perbedaan paling mencolok antara tubuh pria dan wanita terlihat pada siluetnya.
Siluet pria cenderung berbentuk persegi panjang, sedangkan siluet wanita menyerupai gabungan tiga bentuk segitiga.
Perbedaan utama terletak pada bagian pinggang, tubuh wanita biasanya memiliki lekukan yang jelas, sementara tubuh pria cenderung lurus dari atas ke bawah.
Pada wanita, bagian pinggul biasanya digambar lebih besar dibandingkan dada. Sedangkan pada pria, ukuran dada dan pinggul umumnya hampir sama. Jika ingin menampilkan kesan pria yang lebih muda, pinggul dapat digambar lebih ramping dan sempit.
2. Rasio Kepala Terhadap Badan
Pada karakter wanita, proporsi tubuh umumnya sekitar 5,5–6,5 kepala. Sementara karakter pria biasanya sekitar 6,5–7,5 kepala agar dapat terlihat lebih tinggi dan ramping sebagai pria tampan.
3. Ketebalan Leher dan Lebar Bahu
Leher wanita umumnya lebih halus dan mendekati bentuk silinder. Sebaliknya, leher pria terlihat lebih kokoh dengan struktur otot yang lebih jelas. Selain itu, bahu wanita cenderung lebih landai, sedangkan bahu pria tampak lebih lebar dan menonjol karena pengaruh otot.
4. Torso
Tubuh perempuan biasanya memiliki lekukan dan tonjolan yang jelas pada bagian dada, pinggang, pinggul, dan bokong. Sebaliknya, tubuh pria memiliki bentuk yang lebih lurus dengan lekukan yang lebih sedikit. Namun, berbeda dengan tubuh perempuan, bentuk otot pada tubuh pria lebih terlihat di beberapa bagian.
5. Tangan dan Kaki
Secara umum, bentuk tangan dan kaki pria dan wanita pada dasarnya tidak berbeda. Perbedaannya terletak pada gaya garis, wanita lebih banyak menggunakan garis lengkung yang halus, sedangkan pria digambar dengan garis yang lebih lurus dan tegas.
Mulai Menggambar Leher dan Bahu
Setelah memahami perbedaan antara tubuh pria dan wanita, sekarang saatnya mulai menggambar. Pertama, tambahkan leher dan bahu pada bagian wajah.


Jika lebar bahu terlalu sempit, proporsi tubuh akan terlihat kurang seimbang sehingga karakter sulit tampak tinggi dan proporsional.
Bahu yang terlalu sempit juga dapat mengurangi kesan maskulin. Oleh karena itu, lebar bahu yang cukup merupakan salah satu poin penting saat menggambar karakter pria.
Semakin lebar bahu yang digambar, semakin tegap dan berisi pula kesan postur tubuh karakter tersebut.
Hal yang sama juga berlaku untuk leher. Jika digambar terlalu tipis, karakter akan terlihat lebih feminin. Meskipun bentuk dasarnya menyerupai silinder, terdapat otot yang menghubungkan leher dan bahu. Menggambarkan bagian ini dapat membantu menciptakan kesan tubuh yang lebih berdimensi.
Jakun juga merupakan salah satu ciri yang dapat memperkuat kesan maskulin, jadi jangan ragu untuk menggambarnya dengan jelas.
Agar lebih mudah, mulailah dengan menggambar garis tubuh yang sederhana tanpa banyak lekukan seperti pada tubuh wanita. Setelah itu, tambahkan struktur tulang dan otot untuk memberikan karakteristik tubuh pria.
Saat menggambar struktur tulang, perhatikan terutama garis tulang selangka dan otot di leher. Untuk otot, fokuslah pada otot trapezius dan otot dada agar tubuh terlihat lebih kokoh dan maskulin.
Badan dan Lengan
Setelah bahu selesai digambar, selanjutnya gambarkan badan dan lengan.


Berbeda dengan karakter wanita, tubuh pria memiliki bentuk otot yang lebih terlihat. Jika bentuk dan tonjolan otot digambar terlalu sedikit, karakter akan terlihat lebih seperti anak laki-laki.
Sama seperti saat menggambar leher dan bahu, mulailah dengan bentuk tubuh yang sederhana tanpa banyak lekukan, lalu tambahkan bentuk otot secara bertahap.
Menentukan posisi pusar terlebih dahulu juga dapat membantu saat menggambar otot perut sekaligus menjaga proporsi tubuh tetap seimbang.
Bagian Bawah Tubuh
Terakhir, gambarkan bagian bawah tubuh. Untuk karakter pria, kaki biasanya digambar lebih panjang dan ramping agar memberikan kesan postur yang tinggi dan proporsional.

Pada tubuh manusia asli, panjang paha dan betis umumnya memiliki perbandingan yang hampir sama.
Namun, pada karakter manga, betis yang sedikit lebih panjang daripada paha dapat membantu menciptakan kesan tubuh yang lebih tinggi dan ramping.
Untuk garis kaki, bagian luar biasanya digambar dengan lengkungan yang halus, sedangkan bagian dalam memiliki lebih banyak lekukan karena bentuk otot dan lutut.
Jangan lupa, pergelangan kaki juga memiliki tonjolan tulang di kedua sisinya yang perlu diperhatikan saat menggambar.
Poin Penting untuk Membuat Karakter Pria Terlihat Lebih Maskulin
Jika Anda sudah menguasai cara menggambar wajah dan tubuh pria, Anda tinggal selangkah lagi untuk membuat karakter yang lebih menarik.
Dalam ilustrasi, karakter yang hanya berdiri tegak tanpa pose atau ekspresi yang menonjol sering kali terlihat kurang hidup.
Cobalah menggunakan pose yang keren untuk memperkuat kesan pria tampan.
Dengan menonjolkan ciri-ciri maskulin secara jelas, karakter juga akan terlihat lebih menarik dan penuh pesona.


・Tonjolkan Struktur Tulang
Perhatikan bagian-bagian tulang yang menonjol, seperti tulang selangka, tulang pinggul, tulang belikat, serta struktur tangan dan kaki.
Pada bagian tubuh yang terlihat jelas dan tidak tertutup pakaian, cobalah menegaskan bentuk tulang dan sudut-sudutnya untuk menampilkan karakter pria yang lebih kuat dan maskulin.
・Otot
Memahami dan menggambar seluruh otot tubuh memang tidak mudah. Namun, cukup dengan menggambar beberapa otot yang menjadi ciri khas karakter pria, Anda sudah dapat membuatnya terlihat lebih meyakinkan.
Terutama, jika bentuk otot bisep dan otot perut digambarkan dengan baik, kesan maskulin pada karakter akan semakin kuat.
・Pose
Pose yang dinamis, terutama yang melibatkan gerakan tangan atau menggunakan sudut tubuh yang menarik, dapat membuat karakter terlihat lebih keren dan menonjol.
Setelah terbiasa, cobalah juga menggambar pose dengan efek perspektif, seperti sudut low angle (dari bawah) atau high angle (dari atas) untuk menciptakan ilustrasi yang lebih hidup dan impresif.
Penutup: Tips Cara Menggambar Pria Tampan yang Menarik
Bagaimana? Apakah tips-tips di atas membantu?
Setelah menguasai cara menggambar satu tipe karakter pria, Anda bisa mulai membuat berbagai variasi dengan mengubah lebar bahu, tinggi badan, bentuk otot, atau bahkan proporsi tubuhnya.
Kombinasikan berbagai bentuk mata, gaya rambut, dan ciri khas lainnya untuk menciptakan karakter pria tampan dengan pesona yang unik. Selamat berkreasi dan ciptakan karakter tampan favorit Anda sendiri!
(Ilustrasi dan artikel: Tokio)
(Produksi: Becom Co., Ltd.)








