Cara Membuat OC (Karakter Original) yang Menarik
Pelajari cara membuat karakter original (OC) yang berkesan dengan menentukan kepribadian, konflik, latar belakang, desain karakter, pose, dan ekspresi agar karakter terasa lebih hidup.
Membuat desain karakter orisinal yang menarik bukan hanya soal menggambar tampilan yang keren atau lucu. Karakter akan lebih berkesan jika memiliki kepribadian, peran, latar belakang, konflik, dan ciri visual yang saling mendukung.
Dalam tutorial ini, Anda akan mempelajari cara membuat karakter original “OC” atau “karakter orisinal” dari dalam ke luar, mulai dari menentukan sifat utama, mengembangkan latar belakang, hingga mengekspresikan kepribadian lewat pakaian, pose, dan ekspresi wajah.
Cara Membuat OC: Mulailah dari Kepribadiannya
Unsur terpenting dari sebuah karakter adalah kepribadiannya.
Anda mungkin berpikir, “Saya itu ilustrator, dan saya tidak terlalu tertarik menggambar manga, jadi saya tidak perlu memberikan kepribadian kepada karakter saya.”
Namun, hanya mengandalkan penampilan karakter tidak cukup untuk membayangkan pose atau ekspresi seperti apa yang cocok untuk mereka.
Di sinilah peran kepribadian menjadi penting. Tanpa kepribadian yang jelas, Anda mungkin hanya akan menggambar karakter yang sama berulang kali.
Jika jiwa adalah hal yang membuat sebuah karakter terasa “orisinal”, maka kepribadian karakter adalah inti dari jiwa mereka.
Tentukan sifat utama, lalu kembangkan kepribadian karakter
Menentukan kepribadian karakter dari nol memang tidak mudah. Karena itu, mulailah dengan menetapkan sifat utama mereka, lalu kembangkan karakter tersebut secara bertahap.
Hal-hal yang perlu ditentukan
- Dalam sebuah cerita, peran apa yang dimiliki karakter ini? (protagonis, antagonis, karakter pendukung, dll.)
- Apa latar belakang yang akan mereka miliki? Apakah mereka karakter komedi, karakter dengan pandangan hidup yang kuat, atau karakter yang dirancang berdasarkan motif tertentu?
- Jenis kelamin, gender, usia
- Kepribadian
Dari semua unsur tersebut, kepribadian adalah yang paling penting. Meski begitu, hindari menggabungkan terlalu banyak ide sekaligus. Sebaiknya, fokus pada dua atau tiga sifat utama terlebih dahulu.
Dalam satu kata, bagaimana Anda akan mendeskripsikan karakter Anda? Pikirkan sifat-sifat dasar dasar seperti egois, dingin, emosional, penuh semangat, dll. Setelah sifat utama ditentukan, Anda dapat mulai mengembangkannya lebih lanjut.
Misalnya, “egois” dapat berkembang menjadi karakter yang “pemilih” atau “kurang disukai orang lain” dll. Dengan cara ini, karakter akan terasa lebih konsisten. Tanpa konsistensi, akan sulit membayangkan bagaimana karakter tersebut bertindak dalam suatu situasi.
Misalnya, bagaimana karakter yang “mudah marah” tetapi juga “baik hati” akan bereaksi saat menghadapi masalah tertentu? Ketidakkonsistenan seperti ini dapat membingungkan pembaca dan membuat karakter menjadi kurang berkesan pada audiens.
Gunakan konflik dan latar belakang untuk membuat karakter lebih hidup
Menentukan sifat utama dan mengembangkannya hanyalah langkah awal. Sekarang kita bisa lanjut ke elemen yang akan membuat karakter menjadi menarik. Di sinilah konflik batin, perubahan kepribadian, dan latar belakang karakter berperan penting.
Perubahan atau sisi tak terduga dalam diri karakter mungkin terlihat seperti ketidakkonsistenan, tetapi justru itulah yang menambah kedalaman karakter.
Ketika karakter menunjukkan sisi yang bertentangan dengan sifat utamanya, misalnya, seseorang yang egois ternyata bisa bersikap sabar dalam situasi tertentu, atau sosok yang kuat terkadang merasa kecewa dan rapuh, hal ini akan membuat karakter terasa lebih manusiawi.
Namun, jika sisi tak terduga tersebut terlalu berlebihan, karakter bisa kehilangan identitas utamanya. Karena itu, sebaiknya konflik dan kontradiksi hanya muncul dalam situasi tertentu, seperti pada contoh-contoh sebelumnya.
Latar belakang karakter adalah pengalaman masa lalu yang membentuk diri mereka saat ini. Contohnya meliputi lingkungan keluarga karakter, kehidupan yang mereka jalani, peristiwa penting yang pernah dialami, dan berbagai pengalaman lain yang memengaruhi kepribadian mereka.
Dengan memikirkan latar belakang karakter yang biasanya tidak dilihat audiens, Anda dapat menciptakan fondasi yang lebih kuat dan meyakinkan untuk tindakan serta keputusan karakter.
Bayangkan sebuah karakter berusia 16 tahun. Seperti apa kehidupan yang telah mereka jalani selama 16 tahun itu?
Dengan memahami hal tersebut, Anda dapat mengubah karakter yang terasa samar menjadi karakter yang jauh lebih konkret dan realistis.
Jadi, mari kita buat karakter orisinal! kita akan membuat satu karakter laki-laki dan satu karakter gadis dengan tema fantasi.

Mari kita buat si pria sebagai pengguna sihir yang lembut, dan si gadis sebagai seniman bela diri yang berwibawa.
Kita akan menggunakan sifat-sifat kepribadian ini sebagai panduan saat menggambar karakter kita. Dengan begitu, kepribadian mereka akan lebih menonjol dalam ilustrasi yang kita buat.
Anda tidak perlu memiliki konsep yang sepenuhnya matang sejak awal. Tidak masalah jika Anda mulai dari ide dasar lalu mengembangkannya secara bertahap selama proses menggambar. Jadi, tidak perlu terburu-buru menentukan setiap detail kepribadian karakter sekarang.
Seiring Anda menggambar, berbagai ide baru akan muncul secara alami dan membantu mengembangkan karakter menjadi lebih dalam dan menarik.
Sesuaikan Desain Karakter dengan Kepribadian Karakter
Setelah membentuk sisi dalam karakter, kini saatnya beralih ke penampilan mereka.
Usahakan agar penampilan luar karakter selaras dengan kepribadiannya. Sebagai contoh, petarung tinju yang berpenampilan lolita, manis dan ramah mungkin terasa kurang cocok.
Secara teori, hal ini bisa digunakan sebagai elemen kejutan, tetapi pada pandangan pertama karakter tersebut dapat terlihat kurang meyakinkan.
Sama seperti saat mengembangkan kepribadian, mulailah dari ide utama lalu kembangkan detailnya secara bertahap.
Hal-Hal yang Perlu Ditentukan Saat Mendesain Penampilan Karakter:
- Bentuk tubuh (tinggi badan, berat badan, proporsi tubuh, otot, atau ciri fisik yang menonjol)
- Karakteristik wajah (bentuk mata, bentuk wajah, dan fitur wajah lainnya)
- Gaya rambut
- Pakaian
- Ekspresi wajah, pose, gerakan tubuh

Perhatikan poin-poin di atas saat Anda menggambar.
Karakter laki-laki adalah seorang pengguna sihir, jadi ia akan mengenakan jubah, bertubuh pendek, dan memakai kacamata, kombinasi ini membantu memberikan kesan lembut dan pendiam.
Sementara itu, karakter gadis akan mengenakan seragam seni bela diri dan memiliki penampilan yang terinspirasi dari orang Jepang.
Tidak masalah jika pada tahap ini sketsa Anda masih terlihat seperti karakter umum. Yang paling penting pada tahap ini adalah fondasi dasar karakter.
Coba berbagai desain karakter dengan aplikasi menggambar
Saat membuat karakter orisinal, bereksperimen dengan berbagai gaya rambut, pakaian, warna, ekspresi, dan pose dapat membantu Anda menemukan desain yang paling sesuai dengan kepribadian karakter.
Aplikasi menggambar digital seperti Clip Studio Paint mempermudah proses ini karena Anda dapat menggunakan layer untuk mengatur setiap elemen secara terpisah, mengubah warna dengan mudah, serta membandingkan beberapa variasi desain tanpa perlu menggambar ulang dari awal.
Anda bisa memisahkan rambut, pakaian, aksesori, atau pose ke layer yang berbeda agar lebih efisien. Teknik ini juga dapat diterapkan di aplikasi menggambar digital lain yang mendukung penggunaan layer, sehingga proses merancang karakter menjadi lebih fleksibel dan menyenangkan.
Manfaatkan desain penampilan agar OC mudah diingat
Setelah ide utama karakter ditentukan, saatnya menyempurnakan pakaian dan penampilannya. Pada tahap inilah karakter mulai berkembang menjadi “karakter orisinal”, bukan sekedar konsep biasa.
Kunci dalam mendesain penampilan karakter adalah menciptakan visual yang mudah diingat oleh audiens, seperti nuansa warna, aksesori khas, atau motif tertentu.
Misalnya, jika karakter memiliki motif kupu-kupu, Anda bisa memasukkan elemen kupu-kupu ke dalam pakaian atau aksesori mereka.
Bahkan untuk karakter yang mengenakan seragam SMA yang sederhana sekalipun, Anda tetap dapat menonjolkan kepribadian mereka melalui gaya rambut, aksesori, atau benda yang selalu mereka bawa.
Salah satu cara bagus untuk menguji sebuah desain karakter, adalah dengan membayangkannya dalam versi chibi.
Jika ciri khas karakter masih mudah dikenali dalam versi chibi, berarti elemen visual utamanya sudah cukup menonjol. Lihat contoh di bawah ini.


Gambarlah gerakan dan pose yang selaras dengan sifat kepribadian karakter. Misalnya, karakter gadis tomboy lebih baik mengenakan sesuatu yang memungkinkan gerakan bebas seperti celana, dan berdiri dengan pose maskulin.
Tonjolkan ciri khas agar desain karakter terlihat lebih unik
Mari kita bahas bagaimana penekanan dapat membantu membentuk kepribadian serta penampilan karakter.
Karena ini adalah karya fiksi, desain yang biasa saja dan mainstream akan sulit menarik perhatian para audiens. Karakter utama sebaiknya memiliki ciri yang membuat mereka terlihat menarik dan mudah diingat.
Katakanlah Anda memiliki karakter yang kuat dan tangguh, tetapi diam-diam menyukai hal-hal yang imut. Sisi kepribadian ini bisa tercermin dalam penampilannya, misalnya melalui gaya rambut kuncir kuda yang memberikan kesan lembut.
Dengan memikirkan hubungan antara kepribadian dan penampilan, Anda dapat menciptakan karakter yang terasa lebih hidup, unik, dan berkarakter.

Gambar Pose dan Ekspresi yang Mencerminkan Kepribadian OC
Mari gambar karakter yang telah kita buat dengan berbagai ekspresi dan pose yang sesuai dengan mereka.

Saat menggambar ekspresi, cobalah untuk tidak terpaku pada pola sederhana seperti tersenyum saat bahagia atau menangis saat sedih.
Cara karakter tertawa, marah, sedih, atau terkejut seharusnya mencerminkan kepribadian mereka masing-masing.
Pikirkan seperti ini, jika ada karakter yang pendiam atau pemalu, karakter tersebut mungkin tidak menunjukkan reaksi malu yang biasa, tetapi justru menyembunyikan rasa malunya dengan kemarahan.
Jika sulit membuat penampilan yang khas, perkuat kepribadian karakternya
Misalnya, karakter yang mengenakan seragam sering kali lebih sulit dibedakan secara visual (tapi saya tetap suka membayangkan perhiasan atau kaus yang mungkin mereka kenakan). Dalam situasi seperti ini, penting untuk lebih fokus pada kepribadian mereka.
Anda juga dapat mencoba menggabungkan nuansa emosi, bersama dengan sifat kepribadian yang realistis dan yang tidak realistis, untuk menciptakan sesuatu yang istimewa. Mulailah dengan satu karakter orisinal, lalu ciptakan karakter lain dan biarkan mereka saling berinteraksi. Dari sana, Anda dapat mengembangkan cerita dan membangun dunia yang unik milik Anda sendiri.
Manfaatkan kesempatan ini untuk mulai menciptakan karakter orisinal yang unik milik Anda sendiri.
Penulis: Tokio (ときお)
Ilustrator: Suga (スガ)
Kreator: BeCom








